Monday, December 19, 2016
Yukz Mengenal Kanker Pankreas.....
Kanker pankreas menempati posisi ketiga menjadi penyebab kematian terkait penyakit Kanker. Data itu berdasarkan laporan Pancreatic Cancer Action Network pada bulan Agustus 2012.
Lembaga yang berkedudukan di Philadelphia, Amerika Serikat (AS), itu bahkan memperkirakan, pada tahun 2020 kanker pankreas akan menjadi penyebab kematian terkait kanker nomor dua.
Sebenarnya, kanker pankreas dapat diobati jika dapat dideteksi sejak dini dan belum menyebar. Hampir 25 persen pasien yang terdeteksi sejak dini mengidap penyakit mematikan tersebut, memiliki tingkat kelangsungan hidup selama kurang lebih lima tahun.
Sayangnya, kebanyakan serangan kanker pankreas tidak diketahui sejak awal, sebagian karena tidak ada tes untuk deteksi dini yang dapat diandalkan dan sebagian lagi karena gejala kanker pankreas sering tak jelas dan tidak spesifik.
Peningkatan kesadaran terhadap faktor risiko dan pengenalan gejala, dapat membantu mendeteksi banyak kasus sebelum menjadi parah dan membalikkan tren yang sekarang kita alami.
Kanker pankreas stadium dini bisa terjadi tanpa gejala atau hanya menimbulkan gejala yang samar-samar yang serupa dengan gejala sejumlah penyakit lain.
Namun, jika Anda mengalami satu atau lebih dari tujuh gejalanya, Pancreatic Cancer Action Network menganjurkan Anda untuk segera berbicara dengan dokter.
Tujuh gejala kanker pankreas adalah mengalami nyeri konsisten (biasanya di perut atau punggung), berat badan turun, kulit gatal dengan penyakit kuning (kulit atau mata menguning), hehilangan selera makan, mual dan muntah dan tinja berwarna terang atau berminyak, pankreatitis (peradangan pankreas).
Faktor risiko
Penyebab pasti munculnya serangan kanker pankreas belum bisa dipahami dengan baik. Namun, menurut informasi dari Victoria Manax Rutson MD, Kepala Bidang Medis Pancreatic Cancer Axtion Network, penelitian telah mengidentifikasi 10 faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang menderita kanker pankreas.
1. Sejarah keluarga
Jika Anda memiliki dua atau lebih kerabat tingkat pertama yang pernah menderita kanker pankreas atau seorang kerabat tingkat pertama yang terkena kanker pankreas sebelum usia 50 tahun, risiko Anda juga akan meningkat.
2. Mewarisi sindrom genetik
Beberapa mutasi gen yang terkait dengan kanker lainnya juga dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Contoh: mutasi BRCA1 dan BRCA2, sindrom Lynch, melanoma familial, pankreatitis herediter, sindrom Peutz-Jeghers, dan telangiectasia ataksia.
3. Diabetes
Kanker pankreas lebih mungkin terjadi pada orang yang menderita diabetes tipe-2 selama lebih dari lima tahun.
4. Pankreatitis
Orang dengan pankreatitis kronis akan berisiko lebih besar menderita kanker pankreas.
5. Merokok
Merokok merupakan faktor risiko yang signifikan dan dapat menyebabkan sekitar 20 sampai 30 persen dari semua kasus kanker pankreas eksokrin. Eksokrin pankreas adalah bagian pankreas yang bertugas membuat enzim untuk membantu mencerna makanan.
6. Ras dan etnis
Afrika-Amerika dan Yahudi Ashkenazi memiliki insiden yang lebih tinggi terkena kanker pankreas.
7. Usia
Risiko kanker pankreas meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Kebanyakan orang yang didiagnosis terkena kanker pankreas berusia lebih dari 60 tahun.
8. Jenis kelamin
Jumlah pria yang menderita kanker pankreas sedikit lebih banyak dibanding wanita yang didiagnosis dengan penyakit yang sama.
9. Pola makan
Pola makan tinggi daging merah dan makanan olahan dapat meningkatkan risiko terkena kanker pankreas. Sedangkan pola makan tinggi buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan risiko kanker pankreas.
10. Obesitas.
Orang obesitas memiliki risiko 20 persen lebih tinggi terkena kanker pankreas dibanding orang dengan berat badan normal.
Sumber: medanbisnis
Labels:
Health
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment