ilustrasi
Warga Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Bengkalis Syafriadi, 33 tahun tampaknya tak sanggup menghapus rasa kecewa usai batal mempersunting pujaan hati. Kekasihnya Indah Fajar secara sepihak memutuskan pertunangan sehingga pernikahan yang direncanakan bulan Maret 2017 pun kandas.
Syafriadi yang kecewa, kemudian nekat mengakhiri hidupnya dengan minum racun rumput.
"Dugaan sementara karena urusan pribadi," kata Kepala Kepolisian Resor Bengkalis Ajun Komisaris Besar Hadi Wicaksono, Senin, 19 Desember 2016.
Hadi mengatakan, upaya bunuh diri korban terungkap saat seorang warga Mentayan, Tumilah, 58 tahun melihat korban dalam keadaan muntah dan kejang-kejang di dalam gudang rumahnya. Saat itu pula Tumilah menemukan sebotol racun rumput merk Noxone dalam keadaan terbuka.
Melihat kejadian itu, Tumilah lalu meminta bantuan warga lainnya Ricky untuk dibawa ke Puskesmas Bantan. Sehari di rawat di Puskesmas, korban merasakan panas di dadanya. Pihak medis lalu merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Bengkalis, namun sayangnya nyawa korban tak dapat tertolong. Korban meninggal dunia setelah dirawat beberapa jam saja.
"Korban dibawa ke rumah duka dan dimakamkan sekira pukul 20.30 di Desa Mentayan," ucapnya.
Belakangan diketahui, motif pelaku nekat bunuh diri menegak racun rumput diduga karena asmara.
Korban telah merencanakan pernikahan pada Maret 2017 dengan tunangannya tunangannya Indah Fajar, namun Indah membatalkan pertunangan sepihak yang menyebabkan Syafriadi kecewa.
Sumber: riau24

No comments:
Post a Comment